Lifestyle, Hobi, and Story

Dari Bekasi Ke Warung Buncit, Masih Ngantri Tiket KRL?

Monday, July 31, 2017
Semenjak menikah bisa dikatakan tiap pergi dianter suami, atau minta tolong adek bontot saya anterin, kecuali perjalanan pergi kekantor yang lumayan deket  dan bepergian sekitaran bekasi yang sudah saya kenal lokasinya.

Perjalanan luar kota bahkan mudik ke rumah mama sekalipun selalu bareng suami.

Makanya pas acara kemaren di gedung Republika daerah warung buncit minta anterin adek. Kita pilih naik kereta ya soalnya murmer dan terbilang praktis karena gak kena macet, kebayang kan macetnya jakarta gak bisa di prediksi banget, lagipula suami nyaraninnya emang naik kereta dg rute :

St. Bekasi - transit di St. manggarai - turun di St. Pasar Minggu

Lanjut naik angkot, kalopun gak bisa naik grabbike aja.

Jika di amati kondisi tiap statiun sudah jauh lebih baik di banding beberapa tahun lalu, Bersih, nyaman, dan merasa cukup aman. Kalo dulu kumuh, banya asongan, juga preman. 

Ditambah KRL nya sudah berkali - kali lipat lebih baik ketimbang Kareta lokomotif yang sudah usang, berkarat, kotor, bau pesing, dan sering bocor pula.

Ruangang ber AC bahkan ada Semacam televisi, gerbong khusus perempuan, juga kursi prioritas buat Lansia, ibu hamil, ibu membawa balita atau penyandang disabilitas. Sungguh kemajuan yang pesat. Jujur saja saya di buat nyaman. 

Beberapa tahun lalu tiap naik kereta was - was secara gak hafal statiun mana saja yang di lewati, sekarang sudah ada pemandunya tiap kali sampai hampir mendekati Statiun di informasikan nama statiunnya, Gak khawatir kelewatan lagi yeayyy!

Yang sedikit membuat pertanyaan adalah kenapa masih banyak antrian di tiap loket ya?

Padahal sekarang sudah banyak sarana yang memudahkan para Roker aka rombongan kereta ini. 

Bisa dengan kertu berlangganan dari PT. KAI, flazz dari BCA, ataupun eMoney yang keluarkan oleh mandiri. Selain bisa menghemat waktu, praktis, dan juga cashless. Bisa juga di pakai untuk pembayaran Toll atau pun jajan di minimarket seperti alfamart dan indomaret, naik transjakarta, bahkan buat isi BBM.

Belinya dimana sih bisa ke kantor cabang Mandiri, ke indomaret juga bisa isi ulangnya pun mudah ya karena bisa diisi di indomaret dan alfamart, alfamidi, ATM mandiri bahkan di loket transjakarta juga bisa katanya.
Serius, ini bukan endorse.. Xixixixi

Tapi saya sarankan banget yang sering wara wiri naik kereta wajib punya nih biar gak perlu ngatri beli tiket atau bagi pengendara mobil supaya tidak bermacet ria saat bayar toll. Apalagi dengan adanya wacana perbanyak GTO di setiap jalan Toll. Must Have banget deh kayaknya.

Dan yang bikin wow nya gambarnya lucu2, jadi gak ngebosenin. Tapi untuk karakter yang limited edition emang agak susah ya karena stok terbatas. 

Belakangan malah baru liat di Instagram ada yang jual eMoney karakter bisa costum  kartun favorit atau photo sendiri tapi harganya mihillll sih.. 

Untungnya saya ini gak fanatik sama karakter tertentu, jadi ya sedapetnya ajahhh.
Kalo tentang kartu flazz saya gak pake jadi gak tau banyak juga, kurang lebih sama mungkin ya cuma dia keluaran BCA dan isi ulangnya ya ke ATM BCA.


Omong - omong tentang perjalanan kemaren itu, yah akhirnya saya tetep sedikit nyasar gara2 turun di St. Pasar Minggu Baru, gak terinfo sih kalo ada 2 statiun kereta di pasar minggu.

Jadilah naik grabcar yang drivernya pun jutek, plus gak paham jalan, pokoknya sedih kalo di ceritain. Pada akhirnya kita diturunin sama itu driver karena beliau ini menyerah. Terik nya siang itu. Mau balik lagi ke bekasi kok yaa  gak rela.. Udah tinggal selangkah lagi sampai lokasi..
Dengan sinyal yang timbul tenggelam akhirnya bisa pesen grab bike.

Terima kasih, sama Mas -mas grabbike yang lebih paham jalanan, dan mengantar kami sampai tujuan.

Gak sempet registrasi karena acara sudah dimulai, dan langsung duduk manis dibarisan paling depan.

Lelahnya perjalanan terbayar sudah dengan pengalaman dan ilmu yang kami dapatkan, bener - bener seperti mendapat suntikan semangat buat ngeblog dan nulis lagi.

eMoney
Antrian pembelian Tiket di St. Bekasi
Dan Alhamdulillahnya pas pulang barengan sama peserta  workshop yang juga searah dengan kami, yeay jadi tau jalur naik angkotnya dan ternyata jreng..jreng.. Lumayan deket sama statiun pasar minggu, jalanannya gak asing karena pernah beberapa kali ke pasar minggu bareng suami.

Sekitar jam 5 (lima ) sore baru sampe bekasi lagi, dengan perut yang sudah mulai konser. 
Sroto sokaraja menutup kaseruan hari ini.
Perut kenyang, dan bahagia.

Weekend Produktif dalam Workshop Blogging : Hobi dan Profesi

Wednesday, July 19, 2017
wefie saat materi

Kapan hari pernah minta seseorang untuk mengunjungi blog saya ini, komentnya aduh bikin malu, 

"Posting terakhir tanggal sekian, awas lho nanti blognya banyak sarang laba-laba"

Walahhhhh dikira rumah kosong kali ya, sekalian aja mba jadi tempat arisan para lelembut. *LOL*

Alhasil mulailah cari - cari komunitas menulis,  juga komunitas para blogger demi menambah ilmu dan wawasan dalam dunia per-blogginga.

Dan disinilah saya, diantara para blogger keren yang menginspirasi, Dalam Workshop "Blogging : Hobi dan Profesi" yang di selenggarakan pada hari minggu 16 Juli 2017 ,pukul 09.00 s.d 14.00 WIB di Gedung Republika, Jl. Warung Buncit Raya No.37 Jaksel

Yang di prakarsai oleh Repzone, Komunitas ISB, di sponsori oleh @i_shopedhere dan mendapat support langsung dari Republika

Pengalaman perjalanan menuju lokasi workshop insyaAllah akan saya share di bagian tersendiri yaa.. πŸ˜πŸ˜

Workshop ini diisi oleh mba Ani Berta sebagai pembicaranya membuat saya membuka mata betapa banyak peluang dan kesempatan yang bisa kita dapatkan ketika menjadi seorang blogger profesional, pada kesempatan ini mba Ani Berta juga tidak segan- segan untuk berbagi tips kepada kami sebagai blogger pemula yang masih maju mundur cantik mood menulisnya. 

Acara yang di gelar secara lesehan ini, belangsung serius tapi santai dan penuh energi. Selama berlangsungnya acara tiap peserta terlihat semangat dan antusias, baik saat sesi materi, tanya jawab, bahkan ada beberapa yang bersedia sharing pengalaman selama menjadi blogger.

Pada penasaran kan, materi apa saja yang di sampaikan mba Ani Berta?

Pada sesi pertama, sebagai pemanasan mba Ani Berta menjelaskan tentang ilmu dasar yang mestinya dimiliki blogger pemula, mulai dari tatacara pembuatan email, membuat blog, macam2 platform untuk membuat blog antara lain : Blogspot, wordpress, blogdetik, thumblr, dan membuat domain sendiri. Sesi pertama di akhiri dengan tanya jawab dan sharing pengalaman beberapa blogger diantaranya Bapak Dian Kelana yang juga sekaligus penulis Buku juga sambutan dari Bapak Pinred Republika.

Setelah di selingi ISOMA antara pukul 11.30 s.d 12.30 WIB Mbak Ani Berta membuka materi sessi kedua dengan tema yang lebih greget lagi, yaitu Memulai dan menggali peluang dari menulis blog. 
Singkat namun padat dari mulai Tujuan menulis blog, apakah untuk menuangkan ide, jembatan informasi, arsip kehidupan, menciptakan sejarah sendiri, sarana untuk berekspresi secara positif, refreshing maupun healing, memberikan inspirasi bagi pembaca, bahkan membuka peluang untuk mendapat penghasilan. 

Kita seperti sekali dayung dua tiga pulau terlampui, menjalani hobi yang menyenangman sekaligus mendapatkan penghasilan. Ya, karena dengan menjadi blogger kita berpeluang menjadi Copy Writer, Content Writer maupun Book Writer.

Ini bukan tentang iming - iming cara menjadi kaya dengan sulap atau sihir yaa, sama sekali bukan. 

Menjadi Blogger adalah sebuah panggilan jiwa, dimana kita mendedikasikan waktu dan pikiran kita demi menghasilkan tulisan yang berkualitas, berkarakter, bukan hanya sekedar copy paste karya orang lain.

Disitulah diperlukan adanya konsistensi, update blog secara rutin, sering -seringlah menghadiri workshop, talkshow, atau pun event untuk menambah wawasan, membangun networking yang baik, juga perbanyaklah membaca buku.

Pernah mengalami blocking saat menulis dan kehabisan ide?

Sebenarnya ide itu sangat banyak, bertebaran  seperti udara, kita yang harus peka terhadap lingkungan sekitar. Karena selain menulis pengalaman sendiri, kita juga bisa menuliskan pengalaman orang lain, maupun karangan ilmiah, bahkan tulisan fiksi sekalipun.

Terlepas dari semua itu, yang terpenting tetaplah jadi diri sendiri. Niatkan segala sesuatunya sebagai ibadah. Sehingga bisa sabar dan ikhlas menjalaninya tanpa dibebani oleh ekspektasi yang terlalu tinggi.

Akhirnya acarapun ditutup dengan tanya jawab, pemberian hadiah bagi peserta yang beruntung dan photo session.

Sungguh pengalaman yang luar biasa, mendapat sharing dari mba Ani Berta seperti mendapat suntikan energi untuk tetap menulis di blog dan berharap bisa mengikuti jejak mba Ani Berta menjadi Blogger yang sukses.

Ucapan terima kasih kepada Mbak Ani Berta sebagai pengisi acara, atas sharingnya kepada kami, Komunitas ISB, Repzone, dan Republika.

Belum terlambat untuk membenahi diri. Ayo semangat!

Wassalam,

Delima Merah



Photo Sesi di akhir acara

Nyobain Go Food Untuk Pertama Kalinya

Tuesday, July 4, 2017
Apakah saya norak?
May be yes may be no😁😁

Jadi, hari ini adalah kali pertama beli makan pake layanan Go Food, ternyata praktis juga ya.. Gegara, catering langganan belum mulai beroperasi karna masih libur lebaran, para pedagang makanan juga masih banyak yang nutup, ditambah sekolah SD samping kantor masih libur pula jadi gak ada abang - abang jual jajanan. Fiuhhh.. Kangen cilok atau cimol juga yaa..

Jujur aja sih saya gak install app go pay gitu. Karena emang belum pernah pake Go Jek semenjak si Gojek ini lahir ke dunia. Masih betah naik angkot, ojek pangkalan, minta anterin adek bontot, atau sabar nunggu suami jemput. Kalopun pake ojek online saya keseringan pake uber atau grab dan itupun gak tiap hari, cuma dalam kondisi darurat aja sih intinya.

Balik lagi ke Go food, kenapa gak pernah pake juga karena biasanya ya makan siang udah ada cetering, atau kalo lagi rajin bawa bekel dari rumah, atau titip makan siang sama temen. Kalopun makanan siap saji kan emang bisa delivery order yaa.. Jadi ya belum butuh - butuh banget bantuan Go Food dan sejenisnya.

Dari kejadian siang tadi, tadi ngerasa ya Allah hidup kok demikian mudah dan praktis ya.. Apapun bisa tinggal klik!

Tinggal pilih menu, konfirmasi, gak lama dateng deh si abang Go Food.

Yang masih suka ngeluhin hidup, cekokin pake bon cabe nih..😁😁😁
**itu akuhhhh**

Semoga semakin praktis hidup, membuat jiwa makin bersyukur, makin sehat, makin bahagia..


Balada Perajut Paruh Waktu Menjelang Hari Raya Iedul Fitri 1438 H

Balada Perajut Paruh Waktu Menjelang Hari Raya Idul Fitri

Menggeluti sesuatu yang kita sukai, itu pasti kita gak itung -itungan kan, baik waktu, uang maupun tenaga.

Gak itungan berapa banyak waktu yang dihabiskan dalam membuat suatu produk. Saya perajut, pemula, belum mahir, dan masih harus banyak belajar yang gak hanya sekedar belajar, melainkan praktek langsung aja.. Learning by doing.😁

Pertama kali posting produk rajutan dapet komentar positif, serius itu menyenangkan, bukan senang dalam arti gimana gimana, ya minimal hasil karya kita di sukai. Saat itu belum berani ambil orderan, ya kali kapan mau dikerjainnya secara masih sambilan aja. Dan masih pemula banget.

Seiring berjalannya waktu, akirnya memberanikan diri terima order. Jujur perasaannya itu deg - degan dan bingung

Paling bingung kLo customer nanya harganya berapa?
*garukpala
Iya karena pada awalnya memang hanya Hobi aja, gak pernah ngitungin secara detail Harga pokok produksinya

Pertanyaan kedua yang bikin galau, jadinya kapan?
😭😭😭😭

Serius ini bikin galau banget, lha si amatiran ini ngerjainnya di sambi kerja, masak, nyetrika, dan beberes rumah plus ngurus suami.
Ya jadi harap maklum yaa kalo lambrettπŸ˜€πŸ˜€
Dan bulan ini aq berhasil ngerjain 5 pcs tas dalam ukuran Medium.. Luuarr biasa...

Ini jarang jarang lhoo biasanya paling sebulan 1 atau 2 karena ngerjainnya juga tiap weekend aja...

Ramadhan telah berakhir Semoga Ibadah Puasa kita di terima Allah, Aamiin.. Amiin ya Robbal AlaminπŸ˜‡πŸ˜‡

Selamat Hari Raya Iedul Fitri 1438 H😊😊😊