Postingan

Seminar Kesehatan : Si Manis Berujung Kronis

Gambar
Sabtu kemarin tepatnya tgl. 12 Agustus 2017 saya berkesempatan menghadiri acara seminar awam yang di adakan oleh RS. Mitra Keluarga Bekasi Tmur, pembicaranya adalah Dr. Yusalena,S.I.SpPD. Simanis berujung kronis, tak lain dan tak bukan adalah tentang penyakit Diabetes Militus (DM).
Diabetes Militus itu sendiri merupakan suatu kelompok penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemia yang terjadi karena  Kelainan Sekresi Insulin, kerja insulin atau kedua-duanya.
Menurut hasil Riskesdas 2007 Penyakit DM ini merupakan penyebab kematian nomor 1 disusul oleh Cancer diurutan ke-2 (dua), penyakit jantung - pembuluh darah diurutan ke 3 (tiga), dan stroke di urutan ke 4(empat). Dan Yang membuat saya merinding adalah, Indonesia menempati urutan ke-4 sebagai negara penderita DM terbanyak di dunia yaitu 7,6Jt pada tahun 2007. Dapat di pastikan setelah kurang lebih 10th, jumlahnya telah mengalami peningkatan yang besar pula.
Kenapa sih penderita Diabetes terus meningkat tiap tahunnya?
Ternyata fa…

Anya dan Ale dalam Critical eleven by Ika Natassa

Gambar
Jumat malam, yeay besok weekend dan suami ngabarin bakalan lembur sampe malem.
Dan itu artinya aku gak perlu masak, atau mikirin menu makan malam. Aku sendiri gak terlalu laper. Udah rencana nanti sampe rumah, mandi dan mau langsung nge-Net, browsing apa gitu,atau buka2 pinterest cari inspirasi.
Tiba dirumah pukul 18.30 WIB, sambil selonjoran ambil novel critical eleven yg udah di beli sejak bulan maret lalu, tapi belum sempet di baca.
Disinilah mulai kenalan sama Anya nya Ale dan Ale nya Anya. Bagaimana sang penulis mendeskripsikan tiap tokoh dengan sangat apik, mampu membuat aku seakan berada disana, dalam konflik kehidupan Anya dan Ale. Bagaimana penulis mampu menguliti tiap detail kisah dalam dua sudut pandang yang berbeda. Sudut pandang Ale dan Anya.
Ikutan Senyum2 dengan cemistry cinta mereka yang manis, bagaimana Ale mencintai Anya dan Anya mencintai Ale, bagaimana mereka saling menemukan bahkan di sebelas menit pertama pertemuan mereka.
Aku jadi ikutan flashback saat dimana aku mene…

Anya dan Ale dalam Critical eleven by Ika Natassa...........

Gambar
Jumat malam, yeay besok weekend dan suami ngabarin bakalan lembur sampe malem.
dan itu artinya aku gak perlu masak, atau mikirin menu makan malam. Aku sendiri gak terlalu laper. Udah rencana nanti sampe rumah, mandi dan mau langsung nge-Net, browsing apa gitu,atau buka2 pinterest cari inspirasi.
Tiba dirumah pukul 18.30 WIB, sambil selonjoran ambil novel critical eleven yg udah di beli sejak bulan maret lalu, tapi belum sempet di baca.
Disinilah mulai kenalan sama Anya nya Ale dan Ale nya Anya. Bagaimana sang penulis mendeskripsikan tiap tokoh dengan sangat apik, mampu membuat aku seakan berada disana, dalam konflik kehidupan Anya dan Ale. Bagaimana penulis mampu menguliti tiap detail kisah dalam dua sudut pandang yang berbeda. Sudut pandang Ale dan Anya.
Ikutan Senyum2 dengan cemistry cinta mereka yang manis, bagaimana Ale mencintai Anya dan Anya mencintai Ale, bagaimana mereka saling menemukan bahkan di sebelas menit pertama pertemuan mereka.
Aku jadi ikutan flashback saat dimana aku men…

Dari Bekasi Ke Warung Buncit, Masih Ngantri Tiket KRL?

Gambar
Semenjak menikah bisa dikatakan tiap pergi dianter suami, atau minta tolong adek bontot saya anterin, kecuali perjalanan pergi kekantor yang lumayan deket  dan bepergian sekitaran bekasi yang sudah saya kenal lokasinya.
Perjalanan luar kota bahkan mudik ke rumah mama sekalipun selalu bareng suami.
Makanya pas acara kemaren di gedung Republika daerah warung buncit minta anterin adek. Kita pilih naik kereta ya soalnya murmer dan terbilang praktis karena gak kena macet, kebayang kan macetnya jakarta gak bisa di prediksi banget, lagipula suami nyaraninnya emang naik kereta dg rute :
St. Bekasi - transit di St. manggarai - turun di St. Pasar Minggu
Lanjut naik angkot, kalopun gak bisa naik grabbike aja.
Jika di amati kondisi tiap statiun sudah jauh lebih baik di banding beberapa tahun lalu, Bersih, nyaman, dan merasa cukup aman. Kalo dulu kumuh, banya asongan, juga preman. 
Ditambah KRL nya sudah berkali - kali lipat lebih baik ketimbang Kareta lokomotif yang sudah usang, berkarat, kotor, b…